Sebuah studi di Finlandia yang dipublikasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, kunci keberhasilan diet itu bukan pada cara Anda mengatur pola makan, melainkan pola emosi. Sebab, ketika orang-orang sedang kelelahan dan stres, mereka cenderung mencari kenyamanan dari makanan. Tingkat emotional eating dan uncontrolled eating mereka meningkat signifikan.

Inilah yang diyakini oleh Juli Triharto, pendiri dan pencetus MindSlim Program. Ini adalah program penurunan berat badan dengan memprogram ulang pikiran bawah sadar untuk mengubah eating habit. “Pikiran dan perasaan (emosi) adalah sumber penyebab munculnya kebiasaan makan itu, sehingga perlu diprogram ulang untuk mengubah kebiasaan tersebut sehingga berat badan turun secara permanen,” kata penulis buku Hypnolangsing ini.

Dengan adanya MindSlim Program di dalam pikiran bawah sadar, Anda akan memiliki gaya hidup eat less and move more yang lebih menyenangkan karena dilakukan secara sukarela, bukan terpaksa. MindSlim Program bukan hanya sekadar menurunkan berat badan tetapi juga merasakan nyaman dengan diri sendiri.

Pilihan Program

Dalam mengaplikasikan metodenya, MindSlim berdasar pada metode Coaching, Hypnotherapy, dan Neuro-Linguistic Programming (NLP). Tanpa diet, pil, jarum ataupun faktor eksternal lainnya dan dibimbing langsung oleh Juli Triharto dan dibantu para Certified MindSlim Coach.

Tidak seperti program diet lain yang berprinsip “no pain, no gain”, dalam MindSlim berlaku “no effort, no gain”. “Anda tak perlu menahan jenis makanan tertentu dan mati-matian berolahraga. Anda hanya butuh kemauan dan kemampuan pikiran Anda untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh tubuh dan kemudian mengizinkan diri Anda mendapatkan tubuh langsing ideal yang selama ini Anda idamkan,” jelasnya.

 

MindSlim menyediakan tiga pilihan program yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda.  Ada Private Session (One-on-One) untuk Anda yang menginginkan pendampingan secara privat, 4 Days Exclusive Program, program khusus yang diadakan di Ubud, Bali, hanya 2 kali dalam setahun, dan 2 Days Group Therapy, yaitu coaching therapy yang dilakukan dalam bentuk grup, diadakan rutin di Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia, Singapura, dan Kuala Lumpur.

Juli menjamin, setelah melakukan pelatihan ini, Anda akan mampu mengontrol cara makan sehingga mudah mencapai berat badan ideal secara permanen. Bonusnya, Anda akan merasa lebih nyaman dengan diri sendiri, tidur lebih nyenyak, dan merasa lebih bahagia.

3 Syarat Sukses MindSlim

 

  1. Jangan menahan lapar. Sebab, saat lapar, metabolisme tubuh akan menurun. Dan, Anda cenderung akan ‘balas dendam’ ketika datang waktunya makan.
  2. No calori counting! Menghitung kalori hanya akan membuat Anda menahan makan, padahal bisa jadi saat itu tubuh masih membutuhkan kalori. Ini bertentangan dengan salah satu prinsip MindSlim yang mendasarkan pada kebutuhan tubuh.
  3. Tidak menggabungkan MindSlim dengan program diet apa pun, karena akan jadi membingungkan.

 

MindSlim Center

Kemang Square 2nd floor
Jl. Kemang Raya No. 3A, Jakarta
Telp. 021-3333-3168/3333-3169
WA: 0818 0745 3573
E: info@mindslimprogram.com

 Singapura

Tanglin Shopping Center, #06-43/44
19 Tanglin Road, Singapore 247909

Phone: +65 6-250-6166

Aturan sederhana

MindSlim memberlakukan lima aturan simpel yang bisa Anda jalankan agar diet Anda sukses. Juli menamakannya sebagai “5 Magic Rules”, yaitu:

 

  1. Makan hanya pada saat lapar, berhenti sebelum kekenyangan

“Tidak makan pada saat lapar dan makan tidak pada saat lapar, keduanya akan mengganggu metabolisme tubuh,” kata Juli. Membiarkan diri Anda kelaparan justru bisa menyebabkan kegemukan. Sebab, kelaparan akan membuat obsesi Anda terhadap makanan meningkat, sehingga ketika waktunya makan, Anda cenderung makan berlebihan.

Ketika rasa lapar hilang dan Anda merasa belum kenyang, berhentilah. Otak butuh waktu 15-20 menit untuk menerima sinyal bahwa tubuh sudah merasa kenyang. Maka berhenti sebelum merasa kenyang adalah sikap yang tepat, apalagi jika Anda makan dalam situasi tergesa.

 

  1. Makan apa pun yang Anda inginkan

Selama lapar Anda bisa makan apa saja yang tubuh Anda inginkan. Ini disebut juga sebagai makan dengan intuisi (intuitive eating), yaitu makan dengan memperhatikan sinyal internal tubuh, lalu mengaturnya berdasarkan lapar dan kenyang.

Dalam bukunya, Internal Eating, Evelyn Tribole dan Elyse Resch menyarankan agar kita berdamai—bukan perang—terhadap makanan. “Izinkan diri Anda untuk makan apa pun tanpa syarat,” tulisnya. Ketika Anda berseru “jangan makan makanan itu!” maka makanan tersebut akan semakin menarik untuk dilahap.

 

  1. Makan dengan sadar

Saat Anda makan, fokuskan pikiran pada makanan dan nikmati makanan tersebut dan rasakan enaknya dan efeknya pada tubuh. Ini dinamakan mindful eating. Jangan makan dengan tergesa atau mengalihkan pikiran pada hal lain (cicilan rumah yang tertunda, pekerjaan yang menumpuk, bulan madu yang belum terlaksana, dan lain-lain). Keduanya akan membuat Anda tidak memperhatikan sinyal kenyang sehingga makan Anda pun berlebihan.

 

  1. Tingkatkan aktivitas fisik

Meningkatkan aktivitas tubuh bukan berarti Anda harus berolahraga. Intinya adalah Anda aktif bergerak setiap hari dalam setiap kesempatan. Ganti menggunakan lift dengan naik-turun tangga, misalnya, atau jauhkan parkir kendaraan hingga Anda berjalan cukup jauh untuk masuk gedung yang Anda tuju. Biasakan Anda melakukan dengan fun, nyaman, dan Anda menikmatinya.

 

  1. Being happy

Sebuah penelitian dari University of Kentucky, AS menemukan bahwa orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi mampu membuat pilihan makanan paling sehat bagi dirinya. Rasa bahagia akan membuat kecerdasan emosional Anda meningkat sehingga membuat Anda dapat mengontrol makanan yang akan Anda konsumsi, termasuk mengendalikan bagaimana Anda makan.

 

Ke(m)Bali bahagia

Pada dasarnya Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang berbahagia. Tapi begitu manusia tumbuh dewasa dan mulai terampil menggunakan otaknya, hatinya pun ditinggalkan, sehingga bahkan hidup ini pun menjadi beban pikiran mereka.

Nah, salah satu pendekatan MindSlim adalah menciptakan happy mind untuk membangun happy body. “Ketika pikiran Anda enteng dan hati Anda merasa bahagia, maka keseimbangan energi akan terjadi pada tubuh Anda sehingga tercipta sebuah happy body,” sebut Juli sambil mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan sudah membuktikan keterkaitan antara pikiran, perasaan, dan fisik.

Sesungguhnya, ucap Juli, kebahagiaan bisa kita dapat hanya dengan mengizinkan hati untuk merasa bahagia. Tapi tak semua orang memahami cara untuk itu. “Saya punya resep mudah untuk menemukan kembali kebahagiaan yang seharusnya menjadi milik kita, yaitu berkunjung ke Bali,” katanya.

Tentu Juli tidak sedang bergurau. Pulau Bali punya banyak hal yang bisa dijadikan trigger untuk memunculkan rasa bahagia kita. Keasrian alam, keindahan tarian, eksotisme musik tradisional, dan beragam hasil seni adalah contohnya. “Keindahan inilah yang akan membantu Anda melakukan sifting state menuju life changing,” ujarnya.

Untuk itulah Juli menggandeng Anahata Villa and Resort, Bali, tempat yang dianggap paling tepat untuk mengadakan workshop MindSlim. Dalam workshop ini MindSlim dan Anahata mengemas “paket bahagia” komplet selama empat hari: stress management, yoga, self hypnosis, eksplorasi alam yang masih asri, dan kuliner khas Bali. “Membangkitkan rasa bahagia bisa dilakukan dengan memberi rangsangan lewat seluruh indra kita, termasuk indra keenam, yaitu hati,” kata Juli.

Juli menjamin, setelah melakukan pelatihan ini, para peserta akan mampu mengontrol cara makan, lebih nyaman dengan dirinya, tidur lebih nyenyak, merasa lebih bahagia, dan tentu saja, mudah mencapai berat badan ideal.