Diawali dengan pengalaman melancong bersama agen travel besar yang menawarkan paket perjalanan untuk umat muslim ke negara minoritas muslim namun faktanya paket perjalanan untuk muslim itu hanya embel-embel untuk menarik minat konsumen. Tidak ada waktu khusus untuk salat, rumah makan yang dikunjungi pun tidak secara spesifik untuk umat muslim.   Kalau sudah begini, kita serasa tamasya berkawan rasa was-was. Khawatir menu yang disajikan tidak halal, khawatir tidak bisa salat lima waktu, dan lain-lain.

Atas dasar pengalaman itu, dibentuklah Komunitas Pencinta Wisata Muslim (KPWM), November 2009. Alasan lain, “Mestinya negara-negara itu bisa memfasilitasi para pelancong dari Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim dengan fitur salat lima waktu, restoran bermenu halal, dan fitur lain yang membuat kita bisa berwisata dengan nyaman,” sebut Sekretaris Jenderal KPWM, Endang Ekasanti kepada Living In Kemang.

Destinasi pertama KPWM adalah Tiongkok. Tujuannya tentu saja adalah tempat-tempat muslim di sana. Agar Anda nyaman jalan-jalan dengan KPWM, komunitas ini menyediakan fitur terbang dengan Garuda Indonesia, menu halal, jadwal salat lima waktu, menginap di hotel yang dilengkapi arah kiblat dan pelayanan moslem friendly. Kalaupun seharian mengunjungi tempat wisata yang jauh dari masjid, KPWM memilihkan rumah makan yang dilengkapi fasilitas pray room.

Semangat komunitas ini dalam menyediakan paket wisata moslem friendly menyebar cepat dari mulut ke mulut. KPWM kemudian dilirik beberapa ustaz papan atas. Pada 2011, ustaz Yusuf Mansur bersama Wisata Hati menggandeng KPWM untuk melakukan perjalanan ke Malaysia. Pada tahun yang sama, KPWM bersama ustaz Arifin Ilham melawat ke Thailand. Tiga tahun setelah berdiri, komunitas ini membuka rute baru ke Korea Selatan dan Hong Kong. Dan sudah pasti, negara-negara lain akan digilir untuk dikunjungi.

Komunitas Pencinta Wisata Muslim
Habibie Center Lantai 1
Jl. Kemang Selatan No. 98 Jakarta
Telp. 021-71297379, 71147744