Diperkirakan, Desember tahun ini adalah awal dari musim penghujan, setelah kita didera kemarau panjang berbulan-bulan belakangan ini. Di satu sisi, tentu hal ini menggembirakan kita, namun di sisi lain, kita juga harus waspada, terutama pada ancaman berbagai penyakit di musim pancaroba.

Tubuh akan menjadi lebih rentan karena harus beradaptasi dari cuaca panas-kering di musim kemarau tiba-tiba menjadi dingin-lembab di musim hujan. Ditambah, lingkungan yang basah juga akan menjadi sarang kuman dan bakteri yang bisa menularkan penyakit. Untuk mengantisipasinya kita harus membekali diri dengan kesehatan yang prima. Caranya dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat dengan cukup, olahraga secara teratur, dan perbanyak minum air.

Inilah beberapa penyakit yang rentan di musim pancaroba dan bagaimana mengantisipasinya.

Diare
Selain akibat pola makan yang kurang sehat sehingga dicemari virus atau kuman, diare disebabkan karena banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor.

Antisipasi dengan: Jaga kebersihan lingkungan dan makanan Anda. Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut sudah terjamin kebersihannya.

 

Infeksi saluran pernapasan
Gejalanya bisa berupa batuk, sesak napas, pilek, dan peningkatan suhu tubuh. Pada kasus-kasus tertentu bisa muncul gejala serius seperti demam tinggi (pada radang tenggorokan) dan toksemia (pada difteri).

Antisipasi dengan: Mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Demam dan flu

Dua gangguan kesehatan yang paling rentan menyerang di pergantian musim. Infeksi kuman dan atau virus bisa menjadi penyebabnya, jika dibiarkan bisa menjadi penyakit yang lebih parah.

Antisipasi dengan: Meningkatkan daya tahan tubuh dengan vitamin dan menjaga asupan gizi yang cukup.

Kiat Bugar di Segala Cuaca

  1. Cukupi asupan gizi. Tetap jalani pola makan gizi seimbang yang memenuhi semua unsur gizi yang dibutuhkan tubuh seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Perbanyak buah dan sayuran karena banyak mengandung vitamin dan antioksidan untuk memperkuat daya tahan tubuh. Lengkapi dengan suplemen Vitamin C, Zinc, dan Echinachea untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  2. Olahraga dan istirahat cukup. Sempatkan berolahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu selama 30 menit, dan cukupi waktu tidur. Jangan lupa banyak minum air putih.
  3. Kelola stres dengan baik. Stres dapat membuat daya tahan tubuh Anda berkurang. Maka, belajar mengelola stres yang datang dapat menghindarkan Anda dari penyakit yang mungkin menyerang.
  4. Jaga kebersihan badan dan lingkungan. Cuci tangan dengan sabun dan mandi adalah cara tersimpel menjaga kebersihan badan. Disarankan juga untuk rutin membersihkan ruang kerja, rumah, dan lingkungan luar rumah agar tidak menjadi sarang kuman dan bakteri.