Bentuk Cinta Buat Penikmat Kuliner

Katanya, cinta seseorang itu bisa dirasakan dari masakannya. Inilah yang dipersembahkan oleh Ani Burhan, pemilik Kedai Kak Ani. Waktu dulu tinggal di Medan sampai sekarang tinggal di Jakarta, masakan Ani selalu dipuji, sehingga rumahnya menjadi ajang untuk kongkow dan makan-makan para kerabat dan teman-teman. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk membuka kedai.

Memasak sebagai bentuk cinta seorang ibu kepada keluarga, kerabat, dan sahabat-sahabatnya pun kini menjadi bentuk cinta yang dipersembahkan untuk konsumen dan pelanggannya.

Hidangan Medan dan Nusantara

Dengan konsep warung makan klasik sederhana, Kedai Ani menyajikan menu-menu khas Medan dan Nusantara. Sebut saja satu hidangan andalannya, Lontong Sayur Medan. Menu favorit Kak Ani ini disajikan lengkap dengan balado ikan teri, rending sapi, udang tauco, dan telur pindang.

Untuk minuman unggulan ada Es Campur Medan. Tapi cobalah signature drink Kedai Kak Ani ini: Es Jeruk Ketna. Warnanya merah marun seperti mengalami proses pengolahan sehingga di dalam gelas tampak seperti manisan. Rasanya kecut segar dan sedikit manis. Sensasi unik tersebut akan membekas di lidah setelah diminum, seakan memeluk lidah erat-erat.

Sebagai hidangan penutup, cicipi saja Pisang Penyet. Pisang raja goreng mentega bermandikan gula aren kental dan bertaburkan parutan kelapa. Bak seorang putri kembar, dua iris pisang ini tergolek di atas karpet hijau daun pisang. Tekstur pisangnya sangat lembut. Manisnya ketika berbaur dengan gula aren tidak berlebihan. Inilah pisang penyet ternikmat di Ibu Kota sejauh ini!

Mau coba hidangan lain? Ada Mi Rebus Medan yang disajikan dengan tauge, kentang, tahu, bakwan udang, telur, dan kerupuk udang. Atau, santap saja Sup Buntut Bakso, sup buntut tradisional yang hadir bersama kentang, irisan wortel, tomat, bakso sapi orisinal itu dihidangkan ke meja dengan emping dan pilihan nasi, bihun, atau mi telur.

Cemilan ramah lidah

Kedai Kak Ani tidak melulu bicara soal main course peredam lapar. Pada jam-jam “tanggung” seperti pada sore hari, Anda akan selalu punya alasan mampir ke kedai ini. Ada program kongkow duapuluh ribuan dengan menu cemilan yang melenakan lidah berbasis warisan kuliner Nusantara di antaranya, lupis, serabi, cendil, getuk singkong, lumpia, putu mayang, pisang goreng, berikut ketan kinca.

Kesimpulannya, rumah makan dengan konsep sederhana ini bagi seorang Ani Burhan adalah perwujudan cinta dan passion Si Ratu Dapur pada kuliner. Andainya mimpi itu memiliki wajah yang bisa diusap, maka kedai inilah rupa nyatanya bagi seorang Ani. Simpulan ini persis seperti larik-larik akhir surat Kak Ani yang diberikan kepada saya karena tidak bisa menemani saya bersantap di sana.

“Dengan impian saya yang sudah tercapai, harapan untuk mempunyai kedai seperti ini untuk keluarga, teman-teman, dan untuk pecinta makanan khas Medan akhirnya terpenuhi. Semoga pada suka, deh. Eh, udah waktunya saya masak dulu nih…”</

Kedai Kak Ani
Jl. Kemang Selatan No. 125 #A Jakarta
Telp.  021-7198587
Jam buka: Senin-Kamis, 09:00-22:00 WIB
Jumat, 09:00-23:00
Sabtu, 08:00-23:00
Minggu, 08:00-22:00