Bahagia itu bermula dari sesederhana menceritakan kisah Anda hari ini.

Menghuni zaman yang serba cepat, dengan internet cepat dan begitu cepatnya akses informasi, kita seperti dipaksa mengikuti ritme hidup yang kian cepat pula. Sebuah ritme yang dipacu oleh kemajuan peradaban yang kita—umat manusia—ciptakan sendiri.

Efeknya antara lain ketimpangan pada aspek kesehatan, spiritualitas, relationship, finansial, atau lingkungan. “Kadang ada aspek yang ‘kadarnya’ lebih tinggi atau rendah dibanding aspek lainnya,” tutur Siti Banu Intan, owner dan Commander of Empowerment & Wellbeing Rumah Remedi, saat ditemui di Rumah Remedi, Jakarta, pada akhir bulan Juli. “Di Rumah Remedi kita menerapkan penyeimbangan kelima aspek tersebut dalam kehidupan agar kita dapat menjalaninya dengan kebahagiaan yang hakiki.”

Melepaskan stres, menjernihkan diri

Rumah Remedi awalnya menggunakan nama Remedi Indonesia, yang telah ada sejak tahun 2012. Nama yang sekarang, dipakai sejak pindah dari lokasi sebelumnya di Ke’ Ku:n di bilangan Bangka, Kemang, pada Februari tahun lalu. Ruangannya kini lebih besar, punya 3 lantai, tempat berlangsungnya aneka kegiatan remedial bagi pikiran, tubuh, serta jiwa.

Kalau penasaran, sebagai permulaan Anda dapat mencoba mengunjungi Rumah Remedi pada Selasa malam. Saat itu ada sesi stress release yang dimulai dari pukul 19.30. Satu jam pertama biasanya dilalui dengan ngobrol. Satu jam berikutnya adalah melepaskan pikiran-pikiran atau emosi negatif dalam diri kita, dan ditutup dengan doa. Kegiatan ini populer dengan sebutan meditasi law of attraction. Fokusnya kepada pikiran-pikiran positif untuk menarik hal-hal positif pula.

Kegiatan meditasi juga berlangsung pada Senin, Rabu, dan Kamis malam. Hanya saja, sesi Selasa malam tersebut dapat Anda nikmati secara gratis. Dan meditasi yang berlangsung di keempat hari tersebut punya metode yang beda-beda, tapi tujuannya sama, antara lain untuk memperoleh kedamaian. “Agar kita tidak terlarut dalam cerita yang membawa emosi negatif, sehingga lebih mudah untuk dapat melihat solusinya, dan akhirnya bisa ketawa-ketawa lagi,” lanjutnya.

Di samping meditasi, kalau Anda penggemar yoga, ada pula jadwal kelasnya di hari Kamis pagi.

 

Menyenangkan dan nyaman

Di akhir pekan, Rumah Remedi biasa menggelar workshop. Kegiatannya bermacam-macam, misalnya belum lama ini diadakan workshop membuat gelang kristal. Sepintas mungkin tampak seperti aktivitas untuk senang-senang saja, mengisi waktu luang. Namun sebenarnya lebih dari itu.

Seperti dijelaskan oleh Intan, kristal mengandung energi yang baik buat kita dan telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Dan dari kegiatan membuat gelang kristal ini, “Tanpa disadari sebenarnya kita tengah melatih intuisi, mana yang baik atau cocok buat kita, serta berlatih untuk fokus,” kata dia, “yang berarti juga berlatih masuk ke dalam zona meditasi.”

Workshop yang lain juga disediakan, seperti pembacaan tarot dan workshop membongkar pesan-pesan yang bersemayam di alam bawah sadar kita, yang bisa jadi ditanamkan sejak kita masih anak-anak, dan membawa efek negatif.

Sebelum atau sesudah menjalani sesi di Rumah Remedi, para pengunjung juga dapat menikmati makanan dan minuman dari Dapur Remedi. Kedai kuliner mini yang terletak di lantai dasar ini menyajikan hidangan comfort food seperti mi ayam, siomay, dan nasi pepes, yang diperkaya dengan cita rasa aneka rempah, mulai dari sereh, lada, hingga cengkeh. “Kita mengangkat rempah tradisional Indonesia,” ungkap Intan, “termasuk minumannya, ada aneka jamu.”

Hmmm, lengkap sudah kedamaian serta kebahagiaan pikiran, tubuh, dan jiwa.

Rumah Remedi
Jl. Bangka Raya 8B, Kemang, Jakarta Selatan
Telp. 081273590967
Instagram [logonya aja]: @rumahremedi.id