Karpet di dalam ruangan, tentu tidak hanya berfungsi sebagai penutup lantai saja. Lebih dari itu, karpet juga berfungsi untuk menghidupkan suasana ruangan, mencegah gesekan benda keras pada lantai, meredam kebisingan, dan masih banyak lagi yang lain. Karena itu pemilihan karpet pun sebaiknya dilakukan melalui pertimbangan yang tepat sesuai dengan tujuan penempatannya.

Anda tentu tidak ingin mood Anda hilang hanya karena salah menempatkan karpet di ruang kerja sehingga menyebabkan produktivitas menurun, bukan? Maka, perhatikanlah hal-hal di bawah ini ketika memilih karpet:

1. Anggaran dan pemeliharaan
Sebelum memutuskan membeli, tentu Anda harus menganggarkan dananya dan sesuaikan pula dengan urgensinya. Apakah ruangan Anda benar-benar memerlukan karpet atau tidak. Pertimbangkan juga faktor pemeliharaannya. Jika Anda tidak mau ribet dalam hal ini, belilah karpet yang mudah dibersihkan.

2. Pilih karpet berdasarkan fungsi ruangan
Di kamar tidur tentu tidak tepat jika kita menempatkan karpet yang permukaannya cenderung kasar dan keras. Karena kita butuh kenyamanan, maka karpet yang lembutlah yang cocok. Begitu pula jika Anda ingin memberi karpet pada ruang makan, pilih karpet dengan bahan yang mudah dibersihkan. Sebab, potensi karpet terkotori oleh noda-noda bekas makanan cukup tinggi di ruangan ini.

3. Bahan dan material karpet
Ada beragam jenis karpet yang terbuat dari bahan yang bermacam-macam pula. Jika Anda atau ada anggota keluarga yang punya alergi debu, sebaiknya pertimbangkan untuk membeli karpet yang tidak berbulu. Jika Anda tinggal di tempat dengan udara dingin, karpet berbahan wol yang hangat tepat untuk hunian Anda.

4. Pertimbangan estetika
Untuk pertimbangan estetika, Anda bisa menentukan mau karpet yang bermotif atau polos, dan juga warnanya, sesuaikan dengan ruangan Anda. Ruangan yang berisi banyak perabotan sebaiknya gunakan karpet polos satu warna. Begitu juga untuk kamar anak, karpet yang bermotif ceria dan warna-warni tentu lebih tepat digunakan.

5. Tips merawat
Karpet termasuk barang yang mudah kotor sehingga berpotensi mengganggu kesehatan jika tidak dirawat dengan baik. Berikut tips untuk merawat karpet:

– Bersihkan karpet dengan penyedot debu minimal dua kali seminggu. Hal ini membantu menyingkirkan kotoran, jamur, dan residu yang ada di karpet secara berkala.

– Setiap hari bersihkan karpet dengan sapu lidi atau kemoceng agar debu dan kotoran tidak menumpuk.

– Agar tidak lembap atau bau apek jemur karpet dengan menggelarnya di bawah sinar matahari setidaknya seharian.

– Untuk menyimpannya, karpet sebaiknya digulung, bukan dilipat. Masukkan satu kantung silica gel ke dalam gulungan untuk mencegah kelembapan.