Dalam bahasa Sanskerta, sukha berarti kenyamanan atau tempat yang nyaman. Seperti itu pula suasana Sukha Studio. Menempati lokasi di komplek perumahan Bangun Cipta Sarana, Kemang, Jakarta, studio ini terlindung dari lalu-lalang kendaraan berikut ingar bingarnya, sehingga membawakan ketenangan maskimal kala berlatih yoga. Namun yoga bukan satu-satunya olahraga yang dihelat di Sukha Studio.

Kelas yoga di Sukha Studio menghadirkan beberapa style, seperti Yin Yang Yoga, Hatha Yoga, termasuk Yoga Nidra dan yoga untuk pemula. “Pada dasarnya tempat ini berusaha memfasilitasi kebutuhan orang untuk menjadi lebih seimbang secara fisik maupun mental,” tutur Sarah Hutagalung, pemilik Sukha Studio, saat ditemui di studionya, belum lama ini.

‘Prinsip’ itu sudah terasa sejak Sukha Studio bermula pada November tahun lalu. Kala itu kelas yang berlangsung adalah meditasi, sebelum diikuti hadirnya kelas yoga dan kian variatif dengan munculnya beberapa kegiatan lain. Termasuk, kelas yang kontras dengan yoga maupun meditasi.

Latihan kardio juga ada
Bagi para wanita yang menginginkan latihan yang lebih bersifat kardio dapat bergabung di Women Boxing Club. Selain gerakan memukul-mukul, manfaat kardio didapat dari latihan footwork. Dalam olahraga tinju, manuver kaki merupakan salah satu unsur utama di samping kekuatan dan kecepatan tangan.

Tapi jangan Anda membayangkan akan naik ring dan berlatih adu jotos dengan lawan tanding. Tak perlu khawatir, kelas tinju ini tidak terkesan maskulin. Dikhususkan untuk perempuan, intensitas latihannya disesuaikan bagi perempuan. “Mirip kelas boxing laki-laki, memukul samsak, memukul ke arah pelatih, tekniknya juga sama, tapi lebih ringan,” Sarah menjelaskan.

Tentang pelatihnya yang seorang wanita, Sarah berdalih, “Ada sebagian wanita yang lebih nyaman kalau lingkungan dan pelatihnya perempuan. Suasananya juga lebih fun, dengan memutar lagu-lagu yang lebih perempuan.” Dengan latihan bersifat kardio yang terbilang menguras keringat, kelas tinju ini tentunya juga bermanfaat bagi para wanita yang ingin menurunkan berat badan.

Kelas baru: Kali
Baru-baru ini Sukha Studio juga membuka kelas kali. Seni bela diri asal Filipina yang mulai populer di Indonesia ini menggunakan baston (tongkat pendek dari rotan) sebagai senjata dalam latihannya. Semakin mahir, teknik yang digunakan kian berorientasi untuk pertahanan diri dalam jarak yang lebih dekat lagi. Senjatanya pun mulai berupa dummy pisau hingga tangan kosong.

Meski sepintas terkesan garang, seni bela diri ini tidak sebatas untuk dilakukan oleh pria, malah amat berguna bagi keseharian wanita. Kali mengajarkan untuk memanfaatkan benda-benda milik kita sebagai alat pertahanan diri, seperti ponsel dan kunci yang ada di tas, dengan teknik yang tepat. “Berguna ketika kita lagi di jalan, misalnya, kemudian ditodong atau diserang,” ia melanjutkan. Dan sebagai bentuk olahraga, Sarah yang telah mencoba sendiri merasa bahwa kali menggerakkan seluruh otot. “Footwork-nya ada. Kalau dikombinasikan dengan boxing bisa selaras, karena footwork-nya orang yang berlatih boxing biasanya bagus, gerak maju dan mundur”.

Begitu pula dengan tubuh bagian atas (upper body). “Tangan bergerak terus, sampai pergelangan tangan juga aktif,” tambahnya, “Otot-otot bergerak secara dinamis.” Tak kalah menarik, kelas kali pun dapat diikuti oleh anak-anak. Kelas-kelas tersebut berlangsung rutin. Di samping itu, ada pula versi special class-nya di waktu tertentu, dengan materi yang lebih dalam serta durasi yang lebih lama. Jadwal bulanan kelas rutin maupun special class di-post di akun Instagram Sukha Studio.

“Tiap-tiap orang memilih kelasnya masing-masing. Bagi saya, apa pun yang mereka lakukan di sini, ikut kelas yang mana, yang terpenting they feel something good, physically and mentally,” tegas wanita yang juga seorang instruktur yoga ini. “Kebetulan saya dan pengajar lain di sini punya knowledge-nya, jadi kita share ke orang-orang.”

Sukha Studio
Jl. Arco Raya no. 61A, Komplek Bangun Cipta Sarana, Cipete Selatan
Instagram @sukhastudiokemang
Telp. 081519400787